Mencari penyebab Komputer Blank atau Mati Total


 
Suatu saat temen-temen mendapati komputer yang biasa dipakai untuk beraktivitas tiba-tiba mati total, komputer tidak bisa booting dan pada layar monitor tidak menampilkan apa-apa atau bisa dikatakan blank. Lalu apa yang harus temen-temen lakukan?
Untuk mengetahui penyebab komputer blank atau mati total, temen-temen bisa melakukan beberapa langkah pengecekan berikut ini :
  1. Periksa Monitor
    Langkah pertama untuk memeriksa peyebab komputer blank adalah dengan memeriksa terlebih dahulu monitor. Siapa tau komputer menjadi blank karena memang monitornya yang rusak bukan karena komputer.

    Untuk itu coba temen-temen lihat lampu indikator monitor apakah menyala, dan coba cabut kabel VGA Monitor, apabila tampilan monitor menjadi normal dengan menampilkan gambar atau pesan seperti “No Signal Detected”maka monitor dalam keadaan baik.
     
  2. Pastikan Power Supply Berfungsi dengan baik.
    Bukalah casing CPU kemudian nyalakan kembali komputer dengan menekan tombol power dan perhatikan apakah lampu indikator pada motherboard menyala dan kipas Processor berputaratau tidak. Kalau masih menyala kemungkinan besar Power Supply masih berfungsi dengan baik. Sedangkan apabila Power Supply tidak menyala, lakukan pengecekan terhadap Power Supply.
  3. Reset BIOS Komputer
    Berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami, ternyata kerusakan komputer blank atau mati total ini dapat diatasi dengan cara mereset BIOS komputer.
  4. Bersihkan Semua Komponen pada Motherboard

    Apabila diperlukan, cabut terlebih dahulu semua komponen seperti Processor, Memory dan Card-card tambahan lainnya. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel dengan kuas dan vacuum cleaner. Kalo ada gunakan juga cairan pembersih “electrical contact cleaner” untuk lebih membersihkan debu-debu yang menempel pada pin-pin IC atau komponen elektronik pada komponen – komponen tersebut.

  5. Rakit kembali CPU tanpa Hardisk

    Setelah semua komponen dibersihkan seperti pada langkah 4, rakit kembali semuanya tetapi untuk hardisk jangan dulu dipasang. Selanjutnya nyalakan komputer, disini biasanya ada beberapa hal yang akan terjadi seperti:
    • Komputer menyala normal (bisa masuk BIOS) tetapi tidak bisa booting.
      Hal ini ga masalah karena hardisk memang ga dipasang. Matikan dan pasang hardisk kemudian nyalakan lagi, apabila berhasil booting berarti permasalahan sudah hampir selesai.
    • komputer mengeluarkan bunyi beep berkali-kali.
      Biasanya ada komponen seperti RAM dan VGA Card yang bermasalah, untuk memastikan coba diganti aja dulu dengan komponen yang sudah ketauan masih berfungsi dengan baik.
    • RAM dan VGA Card sudah diganti tetapi komputer masih tetap blank.
      Hal ini sangat fatal karena biasanya kerusakan terjadi pada bagian Motherboard atau Processornya. Menurut pengalaman saya kebanyakan bagian Motherboard yang rusak adalah pada transistor power) hal ini terjadi misalnya karena power listrik PLN yang tidak stabil. Kalau punya temen yang punya Processor yang tidak dipakai coba temen-temen pinjem aja dulu untuk memastikan kerusakan.

About erosjayacomputer

belajar, belajar dan belajar
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s